Kamis, 27 April 2017

Desain yang Mengerti Manusia

DESAIN YANG MENGERTI MANUSIA

Manusia adalah makhluk social yang dalam kehidupannya selalu berinteraksi dan membutuhkan orang lain, selain itu manusia merupakan makhluk yang berkebutuhan. Berkebutuhan disini ialah bermacam-macam jenisnya seperti kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan rohani manusia berupa nasehat-nasehat yang baik serta sesuatu yang berdasarkan hati atau non fisik. Kebutuhan Jasmani berupa kebutuhan yang Nampak secara fisik, contohnya adalah sandang, pangan dan papan. Dari kebutuhan ini ternyata ada kaitannya juga dengan pengertian manusia sebagai makhluk social. Karena ketika manusia sedang beraktivitas kebutuhan jasmani dan rohani pun sangat dibutuhkan.
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya manusia pasti sering berhubungan dengan berbagai alat-alat yang membantu kita dalam beraktivitas, alat bantu yang membantu kita dalam beraktivitas pada umumnya adalah alat yang mempermudah kita dalam beraktivitas dan tidak menimbulkan efek atau kecelakaan kerja yang begitu berarti. Selain membantu kita dalam beraktifitas pada jaman sekarang ini alat-alat bantu yang kita gunakan lebih menekankan pada bentuk desain yang tidak hanya memiliki nilai ergonomis akan tetapi juga memiliki nilai estetika atau keindahan.
Dari mindset manusia jaman sekarang yang lebih mementingkan kepada gaya hidup atau lebih tepatnya lebih mengedepankan pada unsur modis dimana manusia akan terlihat lebih elegan ketika dia menggunakan alat atau produk tersebut. Dari pola pikir manusia yang seperti ini membuat para desainer-desainer atau engineering harus berpikir keras bagaimana bisa membuat suatu desain yang bisa mengerti manusia. Padahal yang menjadi acuan penting dalam mendesain sebuah produk terletak pada unsure ergonomisnya, sedangkan unsure estetik sebuah produk hanya nilai tambah yang justru menjadi pengaruh besar terhadap konsumsi produk ini.
Dari berbagai macam produk ada beberapa produk yang tidak harus mengedepankan unsure estetika atau lebih tepatnya lebih mengedepankan unsure ergonomis yang membantu manusia itu sendiri dalam bekerja, karena alat ini jika terdapat unsure pengurangan ergonomisnya maka akan sangat berpengaruh fatal terhadap fungsi dari produk tersebut. Desain produk yang mengerti manusia adalah desain produk yang selalu memberikan kepuasan terhadap manusia itu sendiri. Mengerti dan memahami berbagai keadaan yang bisa memunculkan kesempatan untuk penciptaan produk baru, dengan menganalisa produk berdasarkan nilai Berdasarkan prinsip paretoyaitu focus pada permasalahan yang sedikit tetapi penting, maka memilih desain produk yang cocok seharusnya mengacu pada prinsip tersebut. Sehingga perlu menerapkan analisa produk berdasarkan nilai (product by value analysis) yaitu mengurutkan produk dari nilai yang tertinggi ke nilai yang terendah, berdasarkan kontribusi nilai uang dari masing-masing produk bagi perusahaan. Analisis tersebut juga mengurutkan kontribusi pendapatan total tahunan dari tiap produk, sehingga apabila kontribusi per-unit rendah kemungkinan akan terlihat berbeda jika tingkat penjualannya tinggi.
Produk yang dihasilkan perusahaan, dalam perjalanannya tentu akan mengalami tahapan sesuai siklus hidupnya, sehingga pemilihan produk, pendefinisian produk maupun desain produk perlu secara terus menerus diperbaharui. Oleh karenanya mengetahui bagaimana menciptakan dan mengembangkan produk baru hingga berhasil sudah merupakan suatu kewajiban perusahaan yang ingin terus hidup. Peluang penciptaan produk baru harus terus digali. Keadaan yang memberikan peluang munculnya produk-produk baru diantaranya
Sehingga dalam mendesain dibutuhkan pengambilan keputusan yang lebih berani. Keputusan penting dalam manajemen operasional, adalah menentukan desain produk seperti apa yang akan dihasilkan oleh perusahaan atau lembaga produksi.  Adapun  alur dan proses kerja untuk menjadikan produk jadi, bisa melibatkan beberapa pihak. Mengapa demikian ? Hal ini dikarenakan kegiatan dari manajemen operasional adalah melakukan transformasi input menjadioutput, sehingga apa saja tindakan transformasi yang akan dilakukan mencacu pada output yang seperti apa atau bagaimana yang akan dihasilkan perusahaan. Biasanya pengusaha padat modal bisa bermitra dengan pengusaha kecil atau perajin  seperti terlihat bagan proses berikut di bawah ini. Dengan memberi sarana bahan baku, produksi dan permodalan serta pemasaran, umumnya perajin kecil akan terbantu. Berkaitan dengan keputusan desain adalah juga keputusan dalam menentukan kualitas seperti apa yang akan diwujudkan oleh perusahaan. Hal ini merupakan konsekuensi logis bagi perusahaan yang ada, mengapa demikian ? Jawabannya cukup sederhana yaitu pada kenyataan dalam dunia bisnis terjadi persaingan, artinya setiap perusahaan yang menghasilkan produk baik berupa barang maupun jasa hampir selalu menghadapi persaingan dari perusahaan lain. Sehingga agar dapat mempertahankan diri dalam dunia persaingan secara jangka panjang maka kualitas merupakan konsep penting yang harus dipahami oleh manajer atau pimpinan operasional dalam menjalankan aktifitasnya.
Sebuah desain Yang mengerti dan memahami berbagai isu yang berkaitan dengan desain produk, mengerti dan memahami persaingan berdasarkan waktu, mengerti dan memahami dokumentasi produksi, mengerti dan memahami konsep desain jasa, mengerti dan memahami tentang pengertian kualitas, mengerti dan memahami konsep ISO, mengerti dan memahami konsep TQM, mengerti dan memahami konsep pengawasan atau inspeksi. Pentingnya produk baru bagi perusahaan, adalah upaya mengantisipasi kompetitor. Perusahaan perlu terus menerus melakukan upaya penciptaan produk baru atau pembaharuan produk untuk dapat mengimbangi persaingan yang dihadapi, diantaranya produk substitusi maupun perubahan kebutuhan dan keinginan konsumen. Walaupun pada kenyataannya seringkali produk baru banyak yang gagal untuk dapat dipasarkan, akan tetapi usaha yang terus-menerus untuk memperkenalkan produk baru (promosi) harus tetap dilakukan. Oleh karenanya seleksi produk, pendefinisian produk maupun desain produk sangat penting dilakukan terus menerus sehingga manajer operasi dan organisasinya harus memahami benar resiko kegagalan yang mungkin terjadi. Dan harus menampung banyak produk baru, sementara aktifitas yang dijalankan tetap dilakukan.

Oleh karena itu desain produk yang mengerti manusia adalah desain yang memberikan kepuasan terhadap manusia dalam memenuhi kebutuhannya ketika beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, dengan memandang sisi estetika seni dan ergonomis dan menguntungkan bagi konsumen dan produsen.

Kamis, 03 Desember 2015

Materi yang harus dipelajari sebelum ujian:
1. word : header, tabel, merge cell, daftar isi, text direction, insert gambar, insert simbol, dll
mempelajari kop surat dan cara membuat daftar isi
2. Excel : min, max, sum, average, presentase, IF dengan 2 pilihan, 3 pilihan, 5 pilihan, Vlook up Hlook up, grafik dll
3. Power point:  hyperlink, animation, slide transition, Lay out, dll
4.  Internet :  
    a. tulis alamat email
    b. tulis alamat blog
    c. capture halaman inbox / spam email
    d. capture halaman dasbor/ home/ entry/ desain
    e. posting di blog lalu hasil posting
        di capture
    f. download materi (artikel) file pdf/ppt/doc